Halaman

Sabtu, 09 Februari 2013


Tersenyumlah


Hidup itu susah tak segampang orang katakana,
 hidup itu berat tak semudah orang gambarkan,
 hidup sangatlah rumit tak seindah orang ceritakan,
namun,,
percayalah , disetiap kesusahan ada akhir senyuman
disela cobaan tersisa akhir yang berupa senyuman
dan di setiap penderitaan terbesit akhir senyuman.

Senyummu hidayah buatmu
Senyummu lentera buatmu
Senyummu penerang duniamu
Senyummu karunia dari padamu
Senyummu melambangkan kesucian hatimu,

Relakan sejengkal saja tarikan manis dibibirmu yang disebut
SENYUMAN.#





Sesekali ak membayangkan senyuman itu, sejuk sekali bukan…
Terpana akan kesejukan senyum itu, yang kini kian meredup untukku..
Aku  yakin senyummu itu yang terbaik dari lubuk hatimu yang pernah kamu curahkan hanya padaku.
Entah kenapa aku begitu yakin akan hal yang belum pasti itu.

Aku sendiri pun belum bisa se tulus itu senyum , ku ingin kamu yang mengajariku, hanya kamu,
Kedekatan itu, hubungan baik itu, kekonyolan, egoisku, rayuanmu menyatu dalam fikiranku disela kamu yang kian meninggalkanku disini sendiri berteman sunyi.

Entah kapan aku bisa belajar hidup dengan mu, guru besarku yang selalu menjadi pedomanku.
Keluguan hati ini tak mau salah jalan memilih selain kamu, yakinku kamu tak akan mengkhianatiku,

Jika aku merasa sangat sendiri aku pun mulai mencoret’ buku membuat prosa uraikan kandungan yang ada difikirku yang ada di hatiku, penulis yang gagal adalah aku, mampu menulis tapi tak satupun mampu mahir mengutarakan perasaan sendiri, entah itu sedih, suram, senang, gelisah, marah kalau aku yang memaknainya semuanya terasa sama ekspresinya.

Banyak hal yang tak aku ketahui dan aku sadari tentang diriku.
BODOH adalah kata depanku karna tak  pernah bisa memanfaatkan potensiku, aku hanya ingin seperti air yang mengalir dari sumber sampai ke ujung 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar