Tersenyumlah
Hidup itu susah tak
segampang orang katakana,
hidup itu berat tak semudah orang gambarkan,
hidup sangatlah rumit tak seindah orang
ceritakan,
namun,,
percayalah , disetiap
kesusahan ada akhir senyuman
disela cobaan tersisa
akhir yang berupa senyuman
dan di setiap penderitaan
terbesit akhir senyuman.
Senyummu hidayah buatmu
Senyummu lentera buatmu
Senyummu penerang duniamu
Senyummu karunia dari
padamu
Senyummu melambangkan
kesucian hatimu,
Relakan sejengkal saja
tarikan manis dibibirmu yang disebut
SENYUMAN.#
Sesekali ak membayangkan
senyuman itu, sejuk sekali bukan…
Terpana akan kesejukan
senyum itu, yang kini kian meredup untukku..
Aku yakin senyummu itu yang terbaik dari lubuk
hatimu yang pernah kamu curahkan hanya padaku.
Entah kenapa aku begitu
yakin akan hal yang belum pasti itu.
Aku sendiri pun belum
bisa se tulus itu senyum , ku ingin kamu yang mengajariku, hanya kamu,
Kedekatan itu, hubungan
baik itu, kekonyolan, egoisku, rayuanmu menyatu dalam fikiranku disela kamu
yang kian meninggalkanku disini sendiri berteman sunyi.
Entah kapan aku bisa
belajar hidup dengan mu, guru besarku yang selalu menjadi pedomanku.
Keluguan hati ini tak mau
salah jalan memilih selain kamu, yakinku kamu tak akan mengkhianatiku,
Jika aku merasa sangat
sendiri aku pun mulai mencoret’ buku membuat prosa uraikan kandungan yang ada
difikirku yang ada di hatiku, penulis yang gagal adalah aku, mampu menulis tapi
tak satupun mampu mahir mengutarakan perasaan sendiri, entah itu sedih, suram,
senang, gelisah, marah kalau aku yang memaknainya semuanya terasa sama
ekspresinya.
Banyak hal yang tak aku
ketahui dan aku sadari tentang diriku.
BODOH adalah kata depanku karna tak pernah bisa memanfaatkan potensiku, aku hanya
ingin seperti air yang mengalir dari sumber sampai ke ujung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar